SUKABUMI — Tiga kelompok santri pria bernama Ar-Rahman, Al-Mulk, dan Al-Muminun aktif mengikuti program pembelajaran di Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim, yang berlokasi di Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Melalui metode belajar bersama, para santri rutin membaca dan menghafal Al-Qur’an secara kolektif. Metode ini menjadi ciri khas pembelajaran di lembaga tahfidz yang dipimpin oleh KH. Iim Abdul Karim, M.Si.
“Belajar bersama membantu santri saling bertukar pemahaman, mendukung satu sama lain, dan memperkuat hafalan,” ujar Kang H. Iim, Selasa (4/11).
Tahfidz Fathiyyah Zahra memiliki tiga program utama setiap pekan:
- – *Program 1:* Senin–Rabu, pukul 15.00–17.30 WIB
- – *Program 2:* Sabtu–Minggu, pukul 07.00–09.00 WIB
- – *Program 3:* Calistung (baca-tulis-hitung), setiap Jumat pukul 14.00–16.00 WIB
Dengan moto “Mewujudkan Generasi Qur’ani Unggul Dalam Prestasi” lembaga ini tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan sosial santri.
“Belajar bersama juga melatih komunikasi, kepemimpinan, dan interaksi sosial anak,” tambah Kang H. Iim.
Program ini diharapkan mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga dalam prestasi dan akhlak.(***)




