STISIP Syamsul Ulum Cetak Sarjana Unggul

  • Whatsapp
STISIP-Syamsul-Ulum
Para wisudawan STISIP Syamsul Ulum berfoto bersama usai diwisuda di Hotel Pangrango, Salabintana, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/10/2021).

SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Syamsul Ulum Sukabumi menggelar wisuda sarjana strata satu (S1) angkatan ke-XVIII di Hotel Pangrango, Salabintana, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/10/2021).

Sebanyak 186 wisudawan tersebut hadir menggunakan toga lengkap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti peserta yang hadir wajib menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

Pantauan Radar Sukabumi, suasana khidmat mengiringi prosesi wisuda mahasiswa STISIP Syamsul Ulum dari dua prodi tersebut, yakni S1 Ilmu Administrasi Negara dan S1 Ilmu Pemerintahan.

Ketua STISIP Syamsul Ulum Fatmawati mengatakan, saat ini Indonesia tengah menyongsong era revolusi 4.0.

Untuk itu, pihaknya pun terus mencetak sarjana unggul yang siap menghadapi tantangan global salah satunya IT yang terus berkembang.

“STISIP Syamsul Ulum terus aktif peduli dalam dunia pendidikan, salah satunya dengan mencetak sarjana unggul yang siap menghadapi tantangan global. Salah satunya dengan memberikan pembelajaran materi tentang IT kepada mahasiswa kami,” ucapnya.

Ia pun berharap, para alumni untuk berkomitmen menggali ilmu dan belajar agar bisa memiliki daya saing tinggi di tengah zaman teknologi digital.

Namun, dari semua hal tersebut yang paling penting adalah para alumni dapat memanfaatkannya untuk pengabdian pada masyarakat.

Terkait vaksinasi di kampus yang dipimpinnya, Fatmawati mengatakan, sebanyak 95 persen mahasiswa dan 100 persen dosen telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Sementara itu, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Cecep Mansur berharap para sarjana STISIP Syamsul Ulum yang sudah lulus dan memiliki ijazah ini bisa segera mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah ke masyarakat.

“Sekarang tanggung jawab mereka bukan sebagai mahasiswa lagi, tetapi sekarang sebagai sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi, untuk itu mereka harus memiliki tanggung jawab terhadap keilmuan yang sudah dimilikinya dan tentu ini akan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *