SUKABUMI — Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Nur Insan Subekti dan Rafdy Fauzan Ilham Firdaus, berhasil merancang aplikasi pemesanan lapangan mini soccer berbasis website untuk LMS Arena. Inovasi ini merupakan bagian dari program Kerja Praktik (KP) mereka sebagai implementasi ilmu di dunia nyata.
Aplikasi ini dikembangkan sebagai solusi atas berbagai kendala sistem pemesanan manual yang selama ini diterapkan. Sebelumnya, booking lapangan dilakukan melalui telepon atau kunjungan langsung ke lokasi, yang sering kali menimbulkan bentrok jadwal (double booking), keterlambatan konfirmasi, serta beban kerja tinggi bagi admin dalam pencatatan.
> _“Tujuan utama kami adalah menciptakan solusi digital yang menyederhanakan proses reservasi bagi pelanggan, sekaligus memudahkan manajemen bagi pihak LMS Arena,”_ ujar Nur Insan.
Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur real-time untuk melihat ketersediaan lapangan, sistem registrasi dan login pengguna, formulir pemesanan daring, serta unggah bukti pembayaran. Untuk admin, tersedia dashboard untuk memverifikasi pembayaran, mengelola jadwal, dan melakukan konfirmasi atau penolakan reservasi secara otomatis.
Proses pengembangan aplikasi ini menerapkan metodologi Agile—pendekatan modern yang memungkinkan proses lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Aplikasi ini dibangun dengan framework Laravel, yang mendukung pengembangan sistem yang skalabel dan efisien.
Pemilik LMS Arena menyambut baik inovasi ini. Menurutnya, sistem pemesanan online membawa perubahan signifikan dalam efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan.
> _“Kami sangat terbantu. Proses yang dulu rumit kini menjadi cepat, transparan, dan terorganisir,”_ ungkapnya.
Rafdy menambahkan, aplikasi ini masih berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut, seperti integrasi dengan payment gateway dan versi mobile agar semakin praktis digunakan.
Karya inovatif ini menjadi bukti peran generasi muda dalam mendukung digitalisasi UMKM di Sukabumi. Melalui kolaborasi akademik dan praktik langsung di lapangan, mahasiswa UMMI menunjukkan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.(adv)






