SMPN 2 Juara Umum OSN Kota Sukabumi

Koordinator Prestasi Bidang Akademik SMPN 1 Kota Sukabumi Ineu Widayati (kiri) dan peserta lomba OSN tingkat SMP ikut bertanding mewakili Kota Sukabumi ke Provinsi Jabar.

SUKABUMI,RADARSUKABUMI,com – SMP Negeri (SMPN) 2 Kota Sukabumi meraih predikat sebagai juara umum, dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP tingkat Kota Sukabumi 2019.

Tidak hanya OSN, Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (FLS2N) sekolah ini juga banyak meraih prestasi.

Bacaan Lainnya

Di ajang bergengsi ini, pihaknya berhasil mendulang empat medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Kepala SMPN 2 Kota Sukabumi Dudi Jaelani mengatakan, kemenangan ini merupakan buah perjuangan dan kerja keras peserta didiknya.

Mereka telah mengikuti sejumlah seleksi ketat baik ditingkat sekolah hingga ke tingkat kota.

Tentunya dengan menjadi juara besar 3, banyak muridnya yang menjadi wakil mengikuti perlombaan OSN, O2SN dan FLS2N di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) mewakili Kota Sukabumi.

“Untuk OSN lomba di tingkat provinsi Alhamdulillah sudah selesai, tinggal menunggu hasil pengumuman pemenang.

Sementara FLS2N dan O2SN itu baru akan dilakanakan Juli 2019,” ucapnya kepada Radar Sukabumi.

Mantan Kepala SMPN 15 Kota Sukabumi ini menambahkan, untuk OSN ada tiga mata pelajaran yang di lombakan, dan SMPN 2 meraih dua medali yaitu juara 1 IPA atas nama Aghna Naufal Pratama dan Juara 2 Matematika atas nama Adzka Karimah.

Sementara kejuaraan O2SN, pihaknya menyabet juara 1 renang dan juara 3 bulu tangkis.

Dan di kejuaraan FLS2N tingkat Kota Sukabumi, SMPN 2 berhasil meraih juara 1 solo vokal dan juara 1 desain poster.

Dikatakannya, pelajar yang telah dinyatakan lolos mewakili ke Provinsi Jabar akan diberikan pembinaan di sekolah oleh tim pembina yang ada disekolahnya.

Berbagai persiapan pun sudah dipersiapkan sejak jauh hari.

“Kalau di SMPN 2 itu, kita selalu mengadakan seleksi siswa berprestasi baik di akademik maupun non akademik pada saat penerimaan siswa baru.

Setelah semuanya terseleksi kita langsung buat tim khusus melalui kegiatan ekstrakulikuler yang masing-masing dibina oleh guru yang sudah ditunjuk,” terangnya.

Dudi pun optimis jika siswanya bisa kembali lolos seleksi di Tingkat Jabar, untuk melanjutkan ke tingkat nasional.

“Insya Allah optimis, mudah-mudahan salah satu bisa keluar sebagai pemenang,” tutupnya.

(wdy)

Pos terkait