Adapun siswa baru yang melanggar aturan pada saat kegiatan MPLS, akan diberikan pengarahan. Itu dilakukan supaya siswa tersebut tidak mengulagi perbuatannya. Untungnya, hanya sedikit dari siswa baru yang tidak mengetahui peraturan yang diterapkan.
“Biasanya siswa baru yang melanggar aturan itu, karena kebiasaan berperilaku buruk pada saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih dibawa ke SMK.
Jadi di sini, kami memberikan pengarahan kepada siswa baru, agar tidak mengulangi perbutan yang melanggar aturan tersebut,”paparnya.
Pihak sekolah juga melarang siswa baru dan siswa yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tidak memenuhi syarat dalam ketentuan umur, untuk tidak membawa kendaraan.
Dodo-sapaan akrab Slamet Widodo- menambahkan, terkadang ada juga orang tua murid yang memaksa agar anaknya membawa kendaraan bermotor, dengan alasan karena rumahnya jauh dan menghemat uang saku si anak.
“Dengan adanya hal itu saya tetap bersikap tegas, serta memberikan kebijakan terhadap siswa tersebut,”tuturnya.





