PENDIDIKAN

SMK Sukabumi Wujudkan Sekolah Jabar Juara

×

SMK Sukabumi Wujudkan Sekolah Jabar Juara

Sebarkan artikel ini
BERI SEMANGAT: Kasi Pelayanan Cabang Disdik Wilayah V Asep Burdah memberi sambutan pada pembukaan sidang pertanggung jawaban peserta PKL SMK Al-Husaeniyah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/5). Asep berharap lulusan SMK di Sukabumi berkualitas.

SUKABUMI,RADARSUKABUMI.com – Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah V Sukabumi menargetkan seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sukabumi bisa mencetak lulusan berkualitas, dan diterima di dunia kerja.

Degan memfokuskan kepada kompetensi industri kekinian, melalui program Sekolah Jabar Juara.

Bank bjb Tandamata

Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Cabang Disdik Wilayah V Asep Burdah, usai menghadiri pembukaan sidang pertanggung jawaban peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL), SMK Al-Husaeniyah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/5).

“Saat ini masih berkembang stigma bahwa lulusan SMK merupakan penyumbang tertinggi di Indonesia,” ucap Kasi Pelayanan Cabang Disdik Wilayah V Asep Burdah kepada Radar Sukabumi.

Menurutnya, sesuai arahan dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengenai pengembangan kompetensi lulusan SMK
, di mana ke depan melalui program “Sekolah Jabar Juara” mengharapkan agar setiap SMK di daerah Jabar dapat mengembangkan jejaring mereka dengan dunia industri milenial.

“Ke depan harus ada revitalisasi mencakup kompetensi keahlian sesuai industri kekinian, kelengkapan sarana prasarana, sehingga persaingan SMK ke depan semakin baik,” terang Asep.

Pihaknya mengapresiasi kepada beberapa sekolah yang telah melakukan dan mengembangkan berbagai inovasi seperti salah satunya SMK Al-Husaeniyah ini.

“Diharapkan seluruh SMK harus bersertifikasi dan mengembangkan kurikulum berdasarkan kebutuhan dunia usaha,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMK Al-Husaeniyah Saepul Zaman menambahkan, dalam kegiatan sidang peserta PKL tahun ini diikuti sebanyak 48 siswa yang terdiri dari dua jurusan dengan rincian 23 siswa jurusan perbankan, dan 25 siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

“Tujuan diadakannya sidang ini untuk mengetahui sejauh mana pengalaman, dan keterampilan siswa setelah melaksanakan PKL yang sudah dilaksanakan selama tiga bulan,” ujarnya.

Menurut Saeful, para siswa yang mengikuti sidang nantinya akan diuji kompetensinya oleh para penguji baik dari perwakilan internal maupun eksternal sekolah.

“Dalam pelaksanaan sidang nanti para siswa akan mempresentasikan laporan pertanggung jawaban selama PKL,” tuturnya.

Peserta sidang harus menguasai materi, memaparkannya secara baik dan mampu mempertahankan argumentasi.

“Karena penguji dapat melihat apakah peserta sungguh-sungguh saat melaksanakan PKL atau tidak,” tandasnya.

(wdy)