SMK PGRI 1 Sukabumi Sabet 12 Piala Sekaligus

enyerahan tropi kemenangan pencak silat kepada sekolah yang diterima langsung oleh Kepala SMK PGRI 1 Sukabumi Tinny Kartinny.

SUKABUMI – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Sukabumi merupakan sekolah kejuruan swasta yang mampu menyabet banyak prestasi gemilang.

Tidak tanggung-tanggung selama Februari 2020 sekolah yang beralamat di Jalan Pelabuhan II Cipoho Indah Kota Sukabumi yang dipimpin Tinny Kartinny itu dinobatkan menjadi Juara Umum Pencak Silat Tingkat Nasional 2020, dan Juara III Olimpiade Akuntansi Tingkat Sukabumi yang diadakan salah satu perguruan tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Sukabumi, saat mengikuti lomba pencak silat tingkat nasional dalam Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) Pencak Silat Championship pada Februari 2020 para peserta lomba dari SMK PGRI 1 Sukabumi ini berhasil meraih sebanyak sebelas medali sekaligus dari kategori tanding dan single.

Di sekolah ini, para pelajarnya tidak hanya dituntut untuk bisa berkompetisi di bidang akademik saja, tapi mereka dipersilahkan memilih bidang yang sesuai dengan minatnya masing-masing. Baik dalam kejuaraan bidang internal maupun eksternal.

Staf Humas SMK PGRI 1 Sukabumi Diyanto mengatakan, selain berprestasi di bidang akademik para pelajar SMK PGRI 1 terbukti mampu berprestasi di bidang non akademik.

“Kami dari SMK PGRI 1 Sukabumi siap mewadahi para pelajar dan mengarahkan mereka sesuai dengan minatnya masing-masing baik itu dari segi olahraga maupun seni, namun setiap tahun kami selalu mengirimkan Pramuka dan PMR.

Alhamdulillah kami dapat bersaing, dan tiap tahun mendapat juara,” ujar Staf Humas SMK PGRI 1 Sukabumi Diyanto kepada Radar Sukabumi, Selasa (10/3).

Dia juga mengulas tentang Expo Pendidikan yang dilaksanakan SMK PGRI 1 Sukabumi baru-bari ini. Menurutnya, di expo tersebut pihaknya menampilkan program bisnis daring pemasaran (BDP) berupa produk makanan.

“Di situ para pelajar kami ada yang berbisnis online dengan omzet sampai Rp 14 juta dalam satu bulan itu, mereka menjalankan bisnis melalui e-commerce dan online lainnya, produknya sendiri ada minuman seperti infus water yang berbahan buah seperti jeruk dan leci, juga makanan lain yang diinovasi seperti keju krispy,” terangnya.

Diyanto menegaskan bahwa SMK bukan hanya dituntut dalam hal pembelajaran saja, akan tetapi mereka mereka juga harus siap dengan dunia kerja.

“Para pelajar SMK ini harus siap bersaing khususnya dengan tenaga asing, SMK ini dipersiapkan dengan segala skill dan kompetensi sehingga menjadi bekal ketika lulus nanti,” pungkasnya.(cr1/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.