PENDIDIKAN

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan

×

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Mel-Bike for Jawa Pos KAYUHAN JADI LISTRIK: Dari kiri, Direktur Kemahasiswaan ITS Dr Darmaji, M. Rizqi Mubarok, Misbachul Falach, dan Pramitha Yuniar.

SURABAYA, RADARSUKABUMI.com – Kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan terus meningkat. Namun, ketersediaan bahan bakar fosil kian menipis. Karena itulah, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berinovasi merancang sepeda listrik yang ramah lingkungan. Namanya Mecha-Electric Bike (Mel-Bike).

Inovasi tersebut dirancang Muhammad Rizqi Mubarok, Misbachul Falach, dan Paramitha Yuniar. Tiga mahasiswa Departemen Fisika ITS itu mencari solusi dengan membuat kendaraan alternatif pada masa depan.Barok–sapaan akrab Muhammad Rizqi Mubarok–menjelaskan, ide tersebut terinspirasi dari kondisi polusi udara di Indonesia. Khususnya di Jakarta yang kini dinobatkan sebagai salah satu kota dengan polusi udara terparah di dunia. Karena itulah, untuk mengatasinya, timnya berusaha mencari solusi dengan membikin sepeda listrik pengganti bahan bakar fosil.

Bank bjb Tandamata

Barok bersama anggota timnya membuat inovasi sepeda hybrid yang dapat dijalankan dengan dua sistem. Yakni, gabungan sepeda mekanik (kayuh) dan elektrik (motor) lewat peran tara switching (saling berganti). Mel-Bike bukan sekadar sepeda listrik yang dikayuh. ’’Hasil kayuhan se peda listrik ini jugabisa menjadi pengisi daya baterai,’’ ujarnya.

Barok menuturkan, ketika merasa letih, pengendara dapat mengganti ke fitur sepeda motor listrik. Caranya, di-switch agar bisa digunakan seperti sepeda motor pada umumnya. ’’Pada sepeda listrik kami, ada energi daur ulang yang dapat dimanfaatkan lagi,’’ ungkapnya.Sepeda listrik ciptaan mereka juga memiliki kecepatan cukup tinggi. Untuk pe numpang berbobot 60 kilogram, sepeda listrik itu mampu menempuh kecepatan 30 kilometer per jam.

 

(ayu/c14/ady)