Sementara itu, Teknisi SDN Genteng Dodi Indra Setyadi mengatakan, sesuai ketetuan siswa yang mengikuti simulasi di SDN Genteng dipilih secara acak oleh Disdikbud Kota Sukabumi sesuai Dapodik Siswa, sehingga memperoleh 35 siswa.
Di mana sebanyak 30 siswa diantaranya merupakan siswa yang dipilih untuk pelaksanaan simulasi, dan lima siswa lainnya sebagai cadangan.
“Untuk hari ini kita melaksanakan simulasi kepada lima siswa, karena memag perangkatnya hanya lima. Untuk selanjutnya nanti kita akan atur lagi karena untuk simulasi gelombag kedua dilaksanakan di awal September 202I,” ujarnya.
Masih kata Dodi, pelaksanaan Simulasi AN di SDN Genteng melibatkan siswa secara tatap muka. Hal ini dilakukan supaya siswa bisa lebih mengenal dan terbiaa saat pelaksanaan AN ini. Untuk jenjang SD sendiri baru pertama kali pelaksanaan ujian menggunakan komputer.
“Sebenarnya untuk simulasi ini tidak wajib melibatkan siswa, tetapi kenapa kita tetap dengan menghadirkan siswa agar siswa bisa mengenal AN ini,sehingga saat pelaksanaan AN benar terlaksana siswa tidak kaget lagi, ” imbuhnya.
Ia pun berharap simulasi berlangsung lancar dan akan memperoleh evaluasi untuk peningkatan pelaksanaan AN yang sesungguhnya. (wdy)






