SD Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi Launching Buku Puisi, Komitmen Tingkatkan Literasi Sekolah

SD Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi
SD Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi

SUKABUMI – SD Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi meluncurkan buku puisi di sekolahnya Jalan Bhayangkara, Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Selasa (19/7).

Hebatnya, buku bertajuk “Puisi untuk Bunda” tersebut merupakan karya asli dari siswa-siswi SD Islam Alzhar 7 Kota Sukabumi. Tidak hanya melaunching buku hasil karya muridnya, dalam kesempatan tersebut juga dilaunching buku karya para guru dan murid Al Azhar se-Indonesia.

Kepala SD Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi, Fahrul Roji mengapresiasi prestasi yang diraih oleh siswanya tersebut. Menurutnya, dalam momen itu SD Islam Alzhar 7 Kota Sukabumi melaunching tiga buku sekaligus.

“Alhamdulillah, SD Islam Al Azhar 7 mendapat kesempatan ditawari membuat sebuah buku dan ini merupakan kerjasama antara sekolah SD Al Azhar dengan Nyalanesia, sehingga terbit tiga buku yang merupakan hasil karya siswa-siswi dan para guru SD Islam Al Azhar dan juga buku kumpulan karya siswa SD Al Azhar se-Indonesia, kebetulan dari Sukabumi ada dua cerpen karya anak kami yang terpilih,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (19/7).

Dikatakan Fahrul, dengan dilaunchingnya buku puisi ini merupakan sebuah komitmen SD Islam Al Azhar dalam meningkatkan literasi di sekolahnya, dimana sekolah ini memiliki dua program unggulan literasi yaitu Program Waktu Hening yakni selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai siswa wajib membaca buku, kemudian di setiap kelas ada pojok baca atau perpustakaan mini kelas.

Masih kata Fahrul, dibuatnya buku hasil karya siswa dan juga guru ini juga sebagai evaluasi sejauh mana kemampuan literasi siswa di bidang menulis dan di luar dugaan banyak siswa yang memang memiliki kemampuan luar biasa dibidang menulis terlebih saat karya ini ditulis saat ini pembelajaran masih dilakukan secara daring.

“Betul, sempat terkendala juga karena proses pembuatan karyanya ini pada waktu masih pandemi sehinga pembelajaran dilakukan secara online, tetapi ternyata banyak juga siswa yang tertarik untuk mengikuti,” imbuhnya.

Ia pun berharap tidak hanya hari ini, siswa dan gurunya bisa terus menghasilkan karya-karya terbaiknya.

Sementara itu, Koordinator literasi SD Islam Alazhar, Ikbal Andriadi mengatakan, buku yang ditulis oleh para siswanya ini merupakan hasil proses seleksi yang begitu ketat dari 50 siswa yang mengumpulkan hasil karyanya, hanya 31 puisi siswa yang terpilih untuk dibukukan.

“Puisi ini murni karya murid,” tukasnya.

Dalam prosesnya sendiri puisi tersebut diketik oleh para siswa dan guru kemudian dikumpulkan kepadanya, lalu dikirim ke Nyalanesia untuk diseleksi kelayakannya guna didaftarkan ISBN dan dicetak.

“Hasil karya siswa itu di seleksi salah satunya untuk menghindari plagiat dan lain sebagainya, dan alhamdulilah 31 karya anak terpilih dan dibukukan,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait