Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi Ajak Semua Pihak Bantu Pembangunan Panti Asuhan

PSAA UMMU HADIJAH
PEDULI: Rektor UMMI, Sakti Almasyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan PSAA Ummu Hadijah di Desa Gegerbitung, Kecamatan Gergerbitung, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/9/2022).

SUKABUMI – Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Sakti Almasyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Ummu Hadijah di Desa Gegerbitung, Kecamatan Gergerbitung, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/9/2022).

“Saya secara pribadi menyambut gembira dan sangat mengapresiasi inisiasi Pimpinan Cabang Aisyiyah Gegerbitung atas pembangunan panti asuhan ini. Kita doakan dalam waktu secepatnya, bisa selesai,” kata Sakti kepada Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Rektor yang dikenal cerdas itu menjelaskan bahwa baik secara pribadi maupun atas nama Universitas Muhammadiyah Sukabumi sangat mendukung dan siap membantu kelancaran pembangunan panti sosial asuhan anak ini.

“Saya berharap, dalam waktu 2-3 bulan bisa selesai pembangunannya dan dapat dimanfaatkan,” ulas Sakti.
Menurutnya, pendirian panti asuhan sangatlah bermanfaat dan banyak membantu. Utamanya untuk membantu masyarakat Sukabumi Utara.

“Untuk itu, kampus UMMI sangat mendukung hal itu,” tegasnya.

Di Sukabumi, kata Rektor UMMI, sudah cukup banyak panti asuhan namun masih diperlukan banyak panti asuhan lain yang harus dibangun.

“Berkaitan dengan panti asuhan, selalu berhubungan dengan anak yatim juga anak-anak fakir miskin. Menyantuni mereka adalah menjadi kewajiban bagi kita, khususnya bagi umat muslim. Untuk itu, turut membesarkan panti asuhan juga menjadi salah satu kewajiban kita,” ujarnya.

Menyantuni yatim piatu, menurutnya tidak hanya akan memberikan berkah. Doa yatim piatu adalah doa yang makbul. Dalam kesempatan itu, Sakti mengajak kepada semua pihak untuk tidak henti bersyukur kepada Allah SWT, karena begitu banyak yang sudah diberikan-Nya.

“Dengan banyak bersyukur, tidak hanya akan memberikan banyak berkah, tapi dengan banyak bersyukur dan saling ingat mengingatkan dalam hal kebaikan, akan menjauhkan kita dari bencana atau azab Allah SWT. Karena harus kita sadari, bahwa bencana atau azab bisa akibat dari perbuatan kita sendiri,” lanjut Sakti.

Panti Sosial Asuhan Anak UMMI Hadijah akan dibangun di atas lahan seluas 35 x 80 meter. Tanah ini merupakan wakaf dari warga Muhammadiyah sekitar.

Selain membantu secara Lembaga dan Lazismu UMMI, dalam kesempatan itu Sakti juga mengajak kepada para warga Persyarikatan Muhammadiyah yang turut hadir.

Dari bantuan yang diberikan secara spontan, terkumpul uang senilai puluhan juta rupiah. “Alhamdulillah, semoga bantuan yang terkumpul ini bisa memberikan nilai ibadah dan mendapat imbalan pahala dari Allah SWT, Aamiin,” imbuh Sakti.

Dalam peletakan batu pertama ini turut dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Sukabumi serta Dewan Kemakmuran Masjid Al-Umm UMMI.(*/wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.