Selain itu, lanjutnya, mayoritas CPD memilih ke SMK, karena perspektif “lulus langsung bekerja” hingga tidak sampainya akun PPDB di tingkat SMP/MTs.
“Setelah mendengar laporan dan gambaran di sini, kita akan jadikan catatan dan akan kita langsung rapatkan (untuk mencari solusinya),” tuturnya, pada Kamis (4/7/2024) kemarin.
Sementara itu, menurut Kepala SMAN 1 Cantigi, Wahyu Permana, pihaknya telah menyosialisasikan PPDB tahun 2024 sejak Februari lalu. SelainĀ ‘door to door’ ke rumah-rumah warga, pihaknya pun berkoordinasi dengan RT/RW setempat guna mendapatkan data lulusan SMP di tahun ini.
“Kita juga langsung survei pada CPD yang terdaftar otomatis melalui jalur KETM Esktrem, tapi mereka lebih memilih ke SMK,” kata Wahyu Permana. (Ron/Naf)






