PENDIDIKAN

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Kenalkan Biopori kepada Masyarakat Desa Loji

×

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Kenalkan Biopori kepada Masyarakat Desa Loji

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University

SIMPENAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University memperkenalkan teknologi biopori kepada masyarakat Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 20 Juli 2024, di Kedusunan Sawah Garung. Acara ini dihadiri oleh 27 warga Desa Loji.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh Alfieno Farrel Ezra Aji Sampurna, Mahasiswa IPB University.  “Biopori adalah lubang resapan yang dibuat untuk mengatasi masalah genangan air dengan meningkatkan daya resap air pada tanah. Selain itu, biopori juga dapat digunakan untuk mengurangi masalah sampah organik yang ada di desa. Lubang ini dibuat menggunakan bor tanah dengan diameter 10 cm dan kedalaman 1 meter, kemudian diisi dengan sampah organik,” jelas Alfieno.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Penerapan teknologi sederhana seperti biopori diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University di Desa LojiDalam kegiatan ini, warga diajarkan cara membuat dan merawat lubang biopori agar tetap berfungsi dengan baik. Alfieno menjelaskan bahwa pemeliharaan yang baik dapat membuat biopori bertahan lama dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Setelah penyampaian materi, para peserta langsung diajak untuk praktik membuat lubang biopori di setiap rumah warga, masing-masing membuat dua lubang. Antusiasme warga sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. “Semoga dengan datangnya adik-adik di sini dapat memberi ilmu baru untuk kita dan saya berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari adik-adik sekalian,” ujar salah satu warga RW 04.

Masalah sampah memang menjadi salah satu isu yang signifikan di Desa Loji. Dengan adanya kegiatan ini, warga diharapkan dapat memanfaatkan sampah organik dengan memanfaatkan teknologi biopori. Salah satu warga menyatakan apresiasinya, “Terima kasih kepada mahasiswa KKN yang memberikan ilmunya dan peduli kepada Desa Loji. Semoga sampah-sampah yang dihasilkan dan dikelola dapat menjadi berkah untuk kita semua.”

Suwanda, koordinator desa, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Loji. “Semoga dengan adanya biopori, masalah genangan air dan sampah organik dapat diminimalisir sehingga lingkungan desa menjadi lebih sehat dan bersih. Kami juga berharap masyarakat di sini terus menggunakan biopori tersebut meskipun para Mahasiswa KKNT IPB University sudah tidak lagi berada di sini,” ujar Suwanda. ***