Mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Sukabumi Cegah Stunting di Cireunghas

Universitas Muhammadiyah Sukabumi
KKN-T Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi

SUKABUMI – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang tergabung dalam kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 12 berkolaborasi dengan Kader Posyandu di Desa Cireunghas, Kabupaten Sukabumi melakukan penimbangan dan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan stunting serta pemanfaatan daun kelor yang dilaksanakan di Posyandu Teratai 1 pada, Selasa (1/8).

Di bawah bimbingan dosen Elnawati Elnawati, KKN-T Kelompok 12 terdiri dari 15 orang mahasiswa yaitu Rivaldi Idris Saputra, M. Shiddiq Rohmatulloh, M. Fauzan, M. Alfarizi, Risman, Alif Firmansyah, Riki Subagja, Pantri Pramukti, Muhammad Fadhlan Nurfadillah, Muhamad Ivan Muttaqin, Anggrum Widya Lestari, Aprilia Salsiah Handawani, Intan Nurhayati, Rista Nurhikmah, dan Winda Herawati tersebut melaksanakan serangkaian program dari kegiatan KKN-T UMMI kelmpok 12 yaitu kegiatan penimbangan dan penyuluhan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Ketua elompok KKN-T 12 Rivaldi Idris Saputra mengatakan, kegiatan penimbangan dan penyuluhan kesehatan terkait stunting merupakan program primer mahasiswa KKN UMMI Kelompok 12. Adapun sebelum kegiatan posyandu, mahasiswa KKN-T melakukan kunjungan kerumah-rumah setiap ketua kader yang ada di Desa Cireunghas selama 3 hari berturut-turut yang memiliki 10 posyandu.

“Kegiatan kunjungan kerumah setiap kader bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait kegiatan posyandu, seperti jumlah sasaran ibu dan anak, jadwal kegiatan posyandu, data anak stunting, dan solusi anak stunting,” ucap Rivaldi.

Setelah mendapatkan jadwal kegiatan posyandu kemudian para mahasiswa langsung terjun ke masyarakat berkontribusi dalam pelaksanaan penimbangan di beberapa Posyandu. Lebih lanjut, penimbangan yang bertepatan dengan awal Agustus. Hal ini juga membuktikan bahwa Desa Cireunghas Kecamatan Cireunghas, merupakan desa Siaga.

Sementara itu, lanjut Rivaldi menambahkan penyuluhan kesehatan adalah kegiatan yang dilakukan untuk penambahan pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui tehnik praktik belajar atau instruksi dengan tujuan
mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia secara individu, kelompok maupun masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup sehat.

Tujuan penyuluhan Kesehatan adalah tersosialisasinya program-program kesehatan, terwujudnya masyarakat yang
berbudaya hidup bersih dan sehat, serta terwujudnya gerakan hidup sehat di masyarakat untuk menuju terwujudnya desa, kabupaten/kota sehat, provinsi sehat dan Indonesia sehat.

Penyuluhan dilakukan setelah melakukan penimbangan dimana para ibu-ibu berkumpul di depan rumah salah satu warga yang menjadi lokasi penyuluhan kesehatan.

Sambil menunggu peserta lain, para mahasiswa KKN yang berlatar belakang keperawatan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Penyuluhan terkait pencegahan stunting dan pemanfaatan daun kelor yang dilakukan sekitar 45 menit peserta penyuluhan menyimak materi yang di sampaikan oleh mahasiswa dengan seksama.

Adapun sesi tanya jawab pertanyaan di ajukan oleh peserta kepada penyuluh berbagai pertanyaan yang ditanyakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *