PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN IPB Memperkenalkan Aplikasi DigiTani dan Pepaya Calina kepada Masyarakat Desa Loji

×

Mahasiswa KKN IPB Memperkenalkan Aplikasi DigiTani dan Pepaya Calina kepada Masyarakat Desa Loji

Sebarkan artikel ini
KKN T IPB
Kegiatan Pengenalan Aplikasi DigiTani dan Pepaya Calina kepada Masyarakat Desa Loji

SUKABUMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi Institut Pertanian Bogor (IPB) Desa Loji berkolaborasi dengan Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB telah melaksanakan kegiatan pengenalan Aplikasi DigiTani dan Pepaya Calina (IPB9) pada hari Minggu (6/7/2024) di Kantor Desa Loji.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perangkat Desa Loji, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Simpenan, Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB, dan kelompok tani masyarakat Desa Loji.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat Desa Loji tentang aplikasi DigiTani dan varietas pepaya Calina atau yang lebih dikenal dengan nama Pepaya California.

DigiTani merupakan platform media komunikasi dan konsultasi petani dengan pakar IPB tentang pertanian dan pedesaan.

Sedangkan pepaya Calina adalah varietas pepaya yang dikembangkan oleh IPB dengan beberapa keunggulan seperti pohon pendek (1-1,5 m) sehingga mudah dipanen, ukuran buah kecil (sekitar 1 kg) sehingga mudah dibawa dan dipasarkan, dapat berbuah setelah 8 bulan sehingga dapat panen lebih cepat, daging buah tebal dan manis sehingga disukai konsumen, dan tahan terhadap penyakit sehingga mudah dibudidayakan.

Paparan terkait pengenalan aplikasi DigiTani disampaikan oleh Suwanda, mahasiswa IPB. Dalam paparannya, Suwanda menjelaskan berbagai fitur yang terdapat dalam DigiTani, seperti konsul tani, forum tani, tanya pakar, daftar penyuluh, artikel pertanian dan pedesaan, video podcast dan tutorial, artikel konsultasi, dan berita.

Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya tanaman, memperluas jaringan petani dan meningkatkan kerjasama antar petani, meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, dan meningkatkan pendapatan petani. Setelah sesi pemaparan, Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB membantu masyarakat Desa Loji untuk melakukan registrasi akun DigiTani.

Selanjutnya, pemaparan terkait pengenalan pepaya Calina disampaikan oleh Sarwono S.P., perwakilan dari Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB.

Dalam paparannya, Sarwono menjelaskan tentang cara budidaya pepaya Calina, mulai dari penyiapan media tanam, tata cara penyemaian dan perawatan, persiapan lahan, penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemanenan dan pemasaran. Warga Desa Loji sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan ini. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber.

Kasie PMD Kecamatan Simpenan, Ayi Mulyadi berharap pengetahuan yang telah diperoleh oleh Masyarakat desa Loji dapat disebarkan luaskan kepada masyarakat yang lain dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Para mahasiswa KKNT Inovasi IPB berharap penyuluhan ini dapat memberikan manfaat bagi para warga Desa Loji, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bertani. Dengan penerapan teknologi dan varietas unggul, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Loji dapat meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani.

Penulis : Maharesta Aura Ergiona Putri