Kota Sukabumi Belum Punya Guru Penggerak

Kota Sukabumi Belum Punya Guru Penggerak
ILUSTRASI: Kegiatan belajar mengajar di kelas.

SUKABUMI – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengimbau agar di tahun 2023 kepala daerah segera mengangkat Guru Penggerak menjadi kepala sekolah (kepsek) dan pengawas.

Untuk itu, Nadiem meminta para kepala daerah mulai mempersiapkan skema rotasi kepsek dan jabatan kepsek akan diisi para Guru Penggerak.

Bacaan Lainnya

Menurutnya akan banyak kepsek yang dirotasi menjadi guru kembali atau menjadi pengawas.

Sedangkan jabatan kepsek akan diisi para Guru Penggerak yang telah direkrut Kemendikbudristek.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Roni Abdurahman mengatakan di Kota Sukabumi hal itu belum bisa dilakukan. Karena saat ini Kota Sukabumi belum memiliki Guru Penggerak.

“Di Kota Sukabumi belum memiliki Guru Penggerak karena kita baru mendapat kuota diangkatan keenam yaitu di tahun 2022 sekarang, sehingga masih dalam proses pendidikan selama enam bulan dan akan berakhir di Mei 2023 jadi kita baru memiliki guru penggerak di Mei 2023,” terang Rony kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/12).

Dikatakannya para guru yang telah selesai melaksanakan pendidikan, kemungkinn besar terutama untuk jenjang sekolah dasar (SD) akan menjadi prioritas untuk menjadi kepsek.

Menurutnya, pengangkatan Guru Penggerak menjadi kepsek atau pengawas diatur dalam Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 di mana persyaratan-persyaratan kepala sekolah salah satunya harus dari Guru Penggerak, sehingga tanpa melalui Guru Pengerak ke depan tidak bisa menjadi kepsek.

Dikatakan Rony, untuk tahun ini tidak lagi membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepsek. Pasalnya, perekrutan kepsek tidak lagi melalui diklat tetapi harus bersertifikat Guru Penggerak.

Artinya, para guru yang mengikuti pendidikan selama 6 bulan ini dipersiapkan untuk menjadi pemimpin- pemimpin sekolah.

Ia pun berharap bekal yang mereka peroleh akan meningkatkan kemampuan mereka. Sehingga, dengan SDM pemimpin sekolah yang unggul maka akan mendorong kualitas pendidikan sesua visi Merdeka Belajar.

Meski demikian, untuk saat ini rekrutmen kepsek masih mengakomodasi guru bersertifikat diklat calon kepsek sebelumnya.

Namun tidak menutup kemungkinan para calon Guru Penggerak dari Kota Sukabumi yag saat ini sedang mengikuti pendidikan, bisa menjadi kepala sekolah terutama untuk jenjang SD. (wdy)

Pos terkait