Menurut Syafriansyah, untuk tahun pertama, program akan diprioritaskan untuk memberangkatkan Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) PTKIN yang berprestasi dan mempunyai kapasitas intelektual serta bahasa asing cukup. Sebelum berangkat, mereka akan diberikan kegiatan pembekalan pre departure.
Sebelumnya, Ketua Forum WR/WK III se-Indonesia Syamsul Rijal melaporkan bahwa Rakor mengagendakan pembahasan sejumlah agenda. Selain terkait program, rakor juga membahas regulasi organisasi kemahasiswaan (ORMAWA), persoalan Bidikmisi, Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) XIV tahun 2018 di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, beasiswa mahasiswa asing kuliah pada PTKIN, dan lainnya.
Wakil Rektor III UIN Ar-Raniri Aceh ini menambahkan bahwa rakor juga bertujuan mensinkronkan program kemahasiswaan di Kementerian Agama Pusat dan PTKIN sekaligus menyusun rencana aksi pada tahun anggaran 2018.
Rakor berlangsung selama tiga hari, 16 – 18 Februari 2018. Rakor ini diikuti 56 Wakil Rektor/Wakil Ketua III se-Indonesia. Hadir dalam acara tersebut, Plt. Rektor UIN Mataram Masnun Tahir, Wakil Rektor II dan III UIN Mataram, Para Dekan, Kasi Kemahasiswaan Ruchman Basori, dan sejumlah pejabat UIN Mataram lainnya. (net)


