Kini, SAFA Studio Dancing memiliki 60 peserta aktif di kelas tari tradisional dan 20 peserta di kelas modern dance. “Saya ingin anak-anak bukan hanya bisa menari, tetapi juga memahami makna budaya dan memiliki rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia,” tutur Savira.
Melalui SAFA Grahita Fest, sanggar ini berharap mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seni tradisional dan modern sekaligus memperkuat ekosistem seni budaya di Sukabumi agar terus berkembang dan dicintai generasi muda.(wdy)






