Disdikbud Kota Sukabumi Bentuk Satgas, Antisipasi Tawuran

Yemmy Yohanni
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi Yemmy Yohanni saat menghadiri Rakor Antisipasi Tawuran Pelajar SMP dihadiri seluruh Pembina Osis SMP se-Kota Sukabumi, Senin (15/11/2021).

SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Tawuran Pelajar, sebagai antisipasi tawuran antar pelajar yang kini mulai marak terjadi.

Satgas ini meliputi lintas sektoral dengan SKPD seperti Satpol PP, Kesbang, Dinas Kependudukan, Kemenag dan Polres Sukabumi yang nantinya mengantisipasi tawuran di luar jam sekolah. Kemudian, untuk internalnya tim satgas melibatkan Disdikbud juga pembina siswa untuk mengawasi dan memberikan informasi mengenai kerumunan siswa.

Bacaan Lainnya

“Tentu ini juga nanti kita akan bekerjasama dengan kepolisian di masing-masing sektor wilayah, dan di sekolahnya juga harus melibatkan peran Forum Osis Kota Sukabumi dan juga melibatkan komite sekolah.

Artinya semua peran harus saling bekerjasama menghindari tawuran antar pelajar,” ujar Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni kepada Radar Sukabumi usai menghadiri Rakor Bersama Pembina Siswa SMP Kota Sukabumi di Aula Kantor Disdikbud, Lembursitu Kota Sukabumi, Senin (15/11/2021).

Dikatakan Yemmy, dibentuknya tim satgas ini sebagai upaya untuk meminimalisir adanya tawuran yang melibatkan pelajar, khususnya di bawah naungan Disdikbud Kota Sukabumi.

Apalagi saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi sudah mengizinkan kembali pembelajaran secara tatap muka, yang artinya kerawanan tawuran harus diminimalisir sedini mungkin. Meskipun tawuran pelajar SMP khususnya di Kota Sukabumi minim terjadi.

“Sebenarnya ini bukan dibentuk ya, tetapi mengaktifkan kembali Tim Satgas Anti Tawuran ini, karena dulu sekolah online karena pandemi jadi untuk tim satgas ini pasif.

Nah sekarang karena mulai tatap muka jadi kita mulai antisipasi. Ya ini kita berkaca dari kasus kemarin adanya tawuran di Sukabumi, walaupun itu bukan siswa kota ya namun kejadiannya kan di Kota Sukabumi.

Nah, kita lebih ke antisipasi saja intinya,” terangnya.

Perempuan ramah itu berharap dengan kembali diaktifkannya Tim Satgas Anti Tawuran, bisa mengantisipasi adanya tawuran di Kota Sukabumi.

“Semoga Kota Sukabumi bebas tawuran pelajar zero tawuran,” tegasnya. (wdy)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *