Di Penghujung Tahun Prestasi UMMI Terus Mentereng

  • Whatsapp

SUKABUMI – Menuju akhir tahun 2020 Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) kembali membuktikan kemampuannya di bidang prestasi, baik oleh dosen maupun mahasiswa. Seperti baru-baru ini, beberapa mahasiswa kembali meraih prestasi di tingkat nasional.

Perhelatan tahunan Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIMNAS) 33 yang berlangsung di Yogyakarta mengantarkan UMMI masuk dalam 24 besar peraih medali PIMNAS 33.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika mendapatkan medali setingkat perak dalam Poster Pekan Kreatifitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKMPSH) yang diketuai Riqi Kurniawan. Judul yang diambil “Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berbasis Game Unity Bagi Siswa SMP”.

Selain itu di November salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UMMI, Reza Azhari menjadi Juara Nasional Mini Rumble Martial Arts Competition yang berlangsung di GOR Disdikpora Karawang Timur, 21-22 November 2020.

Hal ini pun mendapat apresiasi langsung dari Rektor UMMI Sakti Alamsyah. Selain bangga, pihaknya ‘angkat jempol’ kepada semua jajaran yang terlibat di dalamnya.
“Alhamdulillah di Pandemi Covid-19 sekarang ini pembelajaran mahasiswa meski melalui daring namun kami bisa berprestasi hingga di tingkat nasional. Ini menjadi sebuah bukti bahwa UMMI pun mampu bersaing dengan perguruan tinggi ternama bahkan negeri,” ucap Rektor UMMI Sakti Alamsyah kepada Radar Sukabumi, Rabu (2/12).

Terpisah, Dosen Pembimbing Lomba PIMNAS Billyardi Ramadhan menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 tahun ini membuat pelaksanaan PIMNAS 33 berlangsung berbeda. Yaitu peserta hanya melakukan presentasi melalui daring serta lebih banyak menggunakan media virtual dalam proses penjuriannya.

Seluruh kegiatan dalam prosesnya menghasilkan sebuah ide dan inovasi ilmiah yang dilakukan dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ada.

Tahun ini UMMI berhasil meloloskan dua tim dari seluruh kategori yang diperlombakan, keseluruhan tim harus mempertahankan konsep ilmiah mereka dihadapan dewan juri melalui proses daring.

Kondisi ini lantas membuat para mahasiswa Ummi yang mengikuti PIMNAS tidak patah semangat. Terbukti tim dari Ummi tetap memberikan penampilan menarik dengan memberikan argumentasi yang memiliki bobot ilmiah yang maksimal. Proses persentasi ini pun disiarkan langsung melalui media online youtobe dan hasilnya pun langsung diumumkan.

“Alhamdulilah UMMI berhasil menduduki peringkat ke-24 dari akumulasi perolehan medali mengalahkan ribuan perguruan tinggi lainnya,” ujar Dosen Pembimbing Lomba PIMNAS Billyardi Ramadhan.

Menurutnya, dari 4505 Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia, UMMI menjadi salah satu dari 101 yang berhasil lolos ke PIMNAS.
“Dari 101 PT yang berhasil lolos ke PIMNAS tersebut UMMI di rangking ke-24, rangking ke-2 PT swasta dan rangking ke-1 PT Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia,” ujar pria yang juga dosen Biologi itu. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *