Di sela aktivitasnya, Acep tetap menyalurkan hobi seperti desain grafis dan video editing. Baginya, kreativitas adalah medium penting untuk menyampaikan pesan dan menggerakkan generasi muda. Prinsip hidup yang ia pegang sederhana, namun sarat makna: “Lelah tidak ada artinya jika kamu berpikir pendek, tapi lelah itu akan jadi berkah jika kamu berpikir panjang.” Filosofi ini membuatnya terus bertahan dan berkembang di tengah tantangan.
Bagi Acep, Kota Sukabumi bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang pengabdian. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama membangun kota. “Mari kita bekerja sama, karena kami hadir untuk kemajuan Kota Sukabumi yang kita cintai,” tuturnya.
Kisah Acep adalah gambaran bahwa proses panjang, jika dijalani dengan konsistensi dan visi, akan melahirkan dampak nyata. Dari organisasi ke masyarakat, dari lokal ke global, ia terus menjahit mimpi menjadi aksi.(ris/d)




