“Perencanaan kita buat sekarang, sehingga 2025 sudah bisa menghadirkan sekolah. Ketika PPDB nanti kita sudah siap menambah 11 sekolah,” ucapnya. Mengenai pembangunan sekolah pada 2023, khususnya SMK 2 Garut dan SMK Panumbangan Ciamis, kata dia, tidak rampung sehingga dilanjutkan pada tahun ini.
“Ada yang putus kontrak karena pada saat proses kami menilai tidak selesai. Kalau nilainya tidak terlalu besar bisa diselesaikan. Kalau besar, mengulang anggaran baru,” ujarnya.
Mengenai jumlah sekolah di Jawa Barat saat ini, kata dia, sebenarnya daya tampung sudah memenuhi bahkan bisa melingkupi 104 persen dari total kebutuhan.
Hanya saja, katanya, pemerataan di masing-masing kota/kabupaten, baik sekolah negeri maupun swasta, masih timpang, seperti di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Cirebon masih ada kecamatan yang belum memiliki sekolah, dengan salah satu faktor penyebabnya terkait dengan kondisi geografis.
“Makanya kita coba hadirkan (di lokasi-lokasi itu). Dari sisi akses kita perbaiki. Ini sudah kita petakan,” ucapnya.(*)






