Selain Marcell, satu pemain lain yang menurut Bima bisa jadi contoh adalah Aditiya Daffa Al Haqi. Menurut Bima, Daffa adalah contoh pemain yang tidak pernah kenal lelah. Salah satunya terlihat pada internal game Sabtu lalu (12/12).
Selain mencetak gol, Daffa selalu berlari di lapangan. Mencari tiap ruang kosong untuk bisa dimanfaatkan tim menjadi gol. ’’Dia pencetak gol satu-satunya di internal game. Itu jadi bukti bagaimana Daffa tidak kenal lelah untuk meraih proses itu di lapangan,’’ ucapnya.
Bima mengungkapkan, selama sepekan di Sleman, dua pemain tersebut yang paling mencolok. Dia berharap pemain lain bisa termotivasi agar terus berkembang, bukan hanya Marcell dan Daffa.
’’Keduanya mendapat penghargaan dari kami. Tapi, di luar itu, saya minta keduanya terus lebih baik,’’ harapnya. ’’Saya rasa semua pemain harus bekerja lebih keras di sisa TC Jogjakarta. Memperbaiki komunikasi, transisi, dan lain-lain,’’ tambahnya.(jawapos)
Editor : Ainur Rohman
Reporter : rid/c17/ali





