Namun rupanya pihak FFF tidak melihat itu sebagai sebuah pelanggaran biasa dalam yang terjadi di pertandingan.
FFF pun kemudian menindaklanjuti insiden tersebut hingga akhirnya mengambil keputusan memberikan sanksi berupa larangan tampil tiga kali bagi kompatriot Neymar tersebut.
Terkait sanksi ini Alves pun mencurahkan keluh kesahnya lewat akun sosial pribadinya. “Keputusan diambil, pertempuran sudah hilang, tapi saya terus berpikir bahwa orang itu salah dengan keputusannya,” katanya lewat akun instagram.
“Sejak saya tidak setuju dengan kurangnya rasa hormat, saya ingin mengatakan bahwa itu salah saya, mereka bisa, itu gratis, dan terlebih lagi saya memiliki bahu lebar dan sepasang bola yang memastikan saya selalu berdiri tegak,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)





