Setelah 45 menit (sumber statistik BWF) waktu berputar, Owi/Butet yang kini menduduki ranking tiga dunia itu menang 22-20, 21-15. Dalam empat kali rekor pertemuan, Owi/Butet masih unggul 3-1. Tiga pertemuan terakhir selalu menjadi milik duet Merah Putih, termasuk final Indonesia Open, Juni kemarin.
Gelar French Open menjadi titel superseries kedua Owi/Butet tahun ini setelah Indonesia Open. Total, kolaborasi dua anak bangsa ini telah menghasilkan 16 gelar superseries. Itu belum termasuk dua gelar Juara Dunia BWF (2013 dan 2017), medali emas Olimpiade Rio 2016, emas SEA Games 2011. Tinggal Asian Games yang belum.
Dengan keberhasilan Owi/Butet, Indonesia pun mendulang dua dari lima gelar di French Open. Satu lagi dari ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu. (*)





