Oleh karena itu, gubernur yang akan segera lengser pada Oktober itu berpesan agar penghuni rumah susun dengan DP Rp 0 itu dapat membuat rumah tersebut jadi tempat tinggal yang nyaman dan guyub.
“Membuat ini jadi sebuah rumah yang nyaman, kawasan yanh guyub, perkampungan yang saling men-support seperti namanya, Mayana, itu adalah tanggung jawab bapak ibu,” ungkapnya.
“Itu tidak bisa dikerjakan oleh kami, karena kami hanya bisa bangun bangunannya, tapi suasananya tergantung bapak ibu sekalian. Apakah akan jadi individualistis, apakah akan jadi guyub, saling support, atau warga yang saling acuh? Bangunlah suasana yang baik, positif. Itu pesan yg saya ingin titipkan,” pungkasnya.(*)






