Termasuk Sukabumi, Siaran tv antena Dihentikan, Berubah jadi Tv Digital, Berikut Jadwal dan Wilayah Lengkapnya

  • Whatsapp
TV
Ilustrasi TV analog. (int/ist)

SUKABUMI — Bulan ini, secara bertahap Pemerintah Indonesia membuat kebijakan baru terkait aturan televisi. Sejak beberapa bulan lalu, pemerintah sudah mengingatkan bahwa TV antena atau Analog yang ada di Indonesia akan segera berhenti dioperasikan, tentunya termasuk Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang dihimpun untuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, masuk kepada Tahap V dalam pemberhentian operasi.

Bacaan Lainnya

Kebijakan ini sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran. Aturan tersebut menjelaskan, TV-TV analog biasa akan segera dimatikan (analog switch off/ASO) dan berganti menjadi format digital yang lebih jernih.

Untuk mengimplementasikan kebijakan ini, pemerintah menyiapkan jadwal kapan proses penghentian TV analog akan dimulai. Dikutip dari berbagai sumber pada Selasa, (3/8/2021), ada beberapa wilayah yang akan segera mengalami proses ASO dalam waktu dekat.

TV analog akan mulai berhenti beroperasi di Indonesia pada peringatan HUT RI ke 76, 17 Agustus 2021 nanti. Pemberhentian akan dilakukan secara lima tahap yang dibuat berdasarkan wilayah penonaktifan.

Berikut adalah jadwal penghentian TV Analog yang akan segera berlaku dalam waktu dekat:

Tahap I paling lambat 17 Agustus 2021
Tahap II paling lambat 31 Desember 2021
Tahap III paling lambat 31 Maret 2022
Tahap IV paling lambat 17 Agustus 2022
Tahap V paling lambat 2 November 2022

Dan berikut ini adalah wilayah-wilayah yang akan melakukan penghentian TV analog berdasarkan tahapannya.

Tahap 1:

1. Kabupaten Aceh Besar dan Banda Aceh
2. Kepulauan Riau, Kabupaten Bintan, Kabupaten karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjung Pinang
3. Provinsi Banten, Kabupaten Serang, Kabupaten Cilegon, dan Kota Serang
4. Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Karta Negara, Kota Samarinda, dan Kota Bonteng
5. Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, dan kabupaten Nunukan

Tahap 2:

1. Aceh – 2 (Kota Sabang)
2. Aceh – 4 (Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya)
3. Riau – 4 (Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai)
4. Jawa Barat – 2 (Kabupaten Garut)
5. Jawa Barat – 3 (Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon)
6. Jawa Barat – 4 (Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten 7. Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya)
8. Jawa Barat – 7 (Kabupaten Cianjur)
9. Jawa Barat – 8 (Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang)
10. Jawa Tengah – 2 (Kabupaten Blora)
11. Jawa Tengah – 3 (Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, 12. Kota Pekalongan, Kota Tegal)
13. Jawa Tengah – 6 (Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara)
14. Jawa Tengah – 7 (Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten 15. Purbalingga, Kabupaten Brebes)
16. Jawa Timur – 3 (Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep)
17. Jawa Timur – 5 (Kabupaten Situbondo)
18. Jawa Timur – 6 (Kabupaten Banyuwangi)
19. Jawa Timur – 10 (Kabupaten Pacitan)
20 Banten – 2 (Kabupaten Pandeglang)
21. Nusa Tenggara Timur – 3 (Kabupaten Timor Tengah Utara)
22. Nusa Tenggara Timur – 4 (Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka)
23. Kalimantan Timur – 2 (Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan)

Tahap 3:

1. Aceh – 7 (Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe)
2; Sumatera Utara – 2 (Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, 3. Kabupaten Batu Bara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai)
4. Sumatera Utara – 5 (Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat)
5. Sumatera Barat – 1 (Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar,
6. Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman)
7. Jambi – 1 (Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun)
8. Sumatera Selatan – 1 (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Palembang)
9. Bali (Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar)
10 Bengkulu – 1 (Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu)
11. Lampung – 1 (Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kota Metro)
12. Kepulauan Bangka Belitung – 1 (Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkal Pinang)
13. Jawa Timur – 4 (Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso)
14. Nusa Tenggara Barat – 1 (Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram)
15. Nusa Tenggara Timur – 1 (Kabupaten Kupang, Kota Kupang)
16. Kalimantan Barat – 1 (Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak)
17. Kalimantan Selatan – 2 (Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan)
18. Kalimantan Selatan – 3 (Kabupaten Kotabaru)
19. Kalimantan Selatan – 4 (Kabupaten Tabalong)
20. Kalimantan Tengah – 1 (Kabupaten Pulang Pisau, Kota Palangkaraya)
21. Sulawesi Utara – 1 (Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon)
24. Sulawesi Tengah – 1 (Kabupaten Sigi, Kota Palu)
25. Sulawesi Selatan – 1 (Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Kota Makassar)
26. Sulawesi Tenggara – 1 (Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kota Kendari)
27. Gorontalo – 1 (Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo)
28. Sulawesi Barat – 1 (Kabupaten Mamuju)
29. Maluku – 1 (Kabupaten Seram Bagian Barat, Kota Ambon)
30. Maluku Utara – 1 (Kabupaten Halmahera Barat, Kota Ternate)
31. Papua – 1 (Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kota Jayapura)
32. Papua Barat – 1 (Kabupaten Sorong, Kota Sorong)
33. Papua Barat – 4 (Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak)
34. Riau – 1 (Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *