Setelah itu, leher korban dijerat menggunakan kerudung hingga tak bernyawa. Selanjutnya, korban dibungkus sarung dan dimasukan ke dalam mobil, yang selanjutnya dibuang di bawah jembatan Jalan Tol KM 425.
“Sama dengan anaknya, korban Sweetha juga dibuang dengan cara dilempar dari jalan tol. Alasan memilih tempat itu, karena dinilai aman. Sebab, anak korban yang dibuang di situ juga tidak diketahui warga,” katanya.
Lokasi pembuangan jasad MFA dan Sweetha hanya berjarak sekitar 500 meter hingga 1 Km. Korban Swetha ditemukan sudah membusuk, dan MFA dalam kondisi tinggal kerangka.
“Untuk anak korban, tidak ditemukan baju atau pakaian yang melekat di tubuh korban. Hanya kerangka, tulang, dan tengkorak,” jelasnya. (mha/aro/radarsemarang)




