NASIONAL

Sadis, Seorang Bidan Dan Anaknya Tewas Dicekik Calon Suami, Jasadnya Dilempar, Penyebabnya ?

×

Sadis, Seorang Bidan Dan Anaknya Tewas Dicekik Calon Suami, Jasadnya Dilempar, Penyebabnya ?

Sebarkan artikel ini
Bidan Sweetha Kusuma Gatra
Bidan Sweetha Kusuma Gatra Subardiya dan Dony Christiawan Eko Wahyudi. (Repro)

Terkait pembunuhan anak korban ini, Djuhandani membeberkan, korban Sweetha memiliki dua anak. Anak sulungnya diasuh oleh orang tua korban di Palembang. Sedangkan anak kedua, MFA, ikut bersama ibunya yang bekerja sebagai bidan di Jogjakarta.

Bank bjb Tandamata

Karena bekerja sif malam, korban kemudian menitipkan MFA kepada tersangka sejak Februari 2022 lalu. Selama tinggal bersama tersangka, MFA kerap mendapatkan perlakuan kasar. Bahkan kerap dikurung di kamar mandi, kemudian ditinggal bekerja oleh tersangka dan istri sahnya.

“Sebelum meninggal, anak korban disekap, dianiaya, dan tidak diberi makan. Itu menurut keterangan pelaku,” jelasnya.

Dibuang dari Jembatan Tol Semarang

Kekerasan dan perlakuan tak manusiawi tersangka menyebabkan MFA meninggal dunia. Untuk menghilangkan jejak, jenazah MFA dimasukkan ke dalam mobil, kemudian dibuang ke bawah Jalan Tol Semarang-Solo KM 426 dengan cara dilempar. Lokasi tersebut masuk wilayah Susukan, Kabupaten Semarang.

“Kenapa dibuang di KM 426? Karena menurut google map, tempat itu jauh dari pemukiman. Sehingga aman. Anak korban dibuang pada malam hari,” katanya.

Setelah membunuh MFA, tersangka bersikap seperti biasa. Sweetha yang merasa kangen, kemudian menanyakan kabar anaknya kepada tersangka. Namun tersangka menjawab sehat-sehat saja.

Sweetha mulai curiga karena saat ingin menghubungi anaknya lewat telepon maupun video call tidak dipenuhi tersangka. Tersangka malah minta korban untuk datang ke Semarang dengan dalih dipertemukan dengan anaknya. Akhirnya pada 7 Maret 2022, korban datang ke Semarang.

“Tersangka dan korban kemudian janjian bertemu di exit tol Banyumanik. Setelah bertemu, korban dibawa tersangka ke sebuah hotel,” jelasnya.

Nah, saat di hotel itu, korban terus menanyakan keberadaan anaknya. Hal itu membuat tersangka geram hingga menghabisi korban. Pengakuan tersangka kepada penyidik, Sweetha dihabisi dengan cara dicekik lehernya hingga lemas.