“Kita juga perlu punya kearifan dalam bermedsos. Saat ini terkesan tidak ada beda penggunaan media sosial antara SMA dan profesor: tergesa-gesa, ingin merasa yang pertama memposting, emosional, sektarian, dan egois,” pesannya.
Selain menjadi pembicara seminar, kunjungan Menag juga dalam rangka meresmikan gedung kuliah baru IAIN Surakarta.
Gedung tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk ruang kuliah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Menag berpesan agar gedung baru tersebut dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kualitas pembelajaran di IAIN Surakarta.
(mud)



