KALAPANUNGGAL – Puluhan santri Pondok Pesantren Al-Mansyuriyah dan Al- Basri, Desa/Kecamatan Kalapanunggal bakal di cetak jadi pengusaha baru.
Program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Koperasi Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (DKPUKM) ini, merupakan akselerasi visi misi pemerintahan Marwan-Adjo untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di pondok pesantren.
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang mandiri dan menjadi panutan dalam kehidupan masyarakat, pesantren memiliki peran sebagai agen pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Selain itu, keberadaan pesantren juga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pondok pesantren memiliki potensi kelembagaan dan sumber daya manusia yang cukup besar.
Sehingga, mampu berperan menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat yang mandiri dan profesional,” jelasnya belum lama ini.
Dalam rangka mengakselerasikan visi dan misinya serta menselaraskan program pesantren dalam menumbuh kembangkan jiwa entrepreneurship bagi para santri ini diharapkan dapat menjadi wirausaha baru yang mandiri serta mempunyai daya saing tinggi dengan produktivitas.



