Polisi Tahan Enam Pesepakbola Sidrap Karena Aniaya Wasit

AKBP
Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya Ghalib. (Polres Enrekang/Antara)

JAKARTA — Polres Enrekang, Sulawesi Selatan, langsung melakukan penahanan terhadap enam orang pemain sepak bola PS Nene Mallomo Sidrap. Sebab, mereka telah melakukan penganiayaan terhadap wasit saat pertandingan Liga 3 digelar di Enrekang, Jumat (24/12).

Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, enam orang pemain yang ditetapkan tersangka dan telah ditahan itu setelah gelar perkara dilaksanakan. ”Kita sudah melakukan gelar perkara dan keenam pemain itu melakukan penganiayaan. Barang bukti juga sudah kita amankan,” ujar Andi Sinjaya Ghalib seperti dilansir dari Antara, Senin (27/12).

Bacaan Lainnya

Enam orang pemain sepak bola yang ditahan itu, Ilham Selano, Arman Surianto, Safwan, Muhammad Syamdan, Al Ashari, dan Ilham.

AKBP Andi Sinjaya menyebutkan, keenam tersangka itu merupakan para pemain PS Nene Mallomo Sidrap. Mereka dikenakan pasal 170 juncto pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Dia menjelaskan, korban Romi Daeng Rewa yang memimpin pertandingan Liga 3 antara PS Gasma Enrekang melawan PS Nene Mallomo Sidrap menjadi korban penganiayaan. Pertandingan itu diwarnai kericuhan dari sejumlah pemain dengan bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap wasit pertandingan.

Dia menjelaskan, setelah adanya laporan resmi dari korban disertai hasil visum dan rekaman pertandingan, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan memeriksa sekitar 10 orang yakni korban, perangkat pertandingan, pemain, dan pihak dari PSSI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.