Seperti yang diberitakan sebelumnya, Hari Darmawan meninggal dunia pada usia 77 tahun. Ia ditemukan tewas di pinggir Sungai Ciliwung, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 05.00 WIB.
Dugaan tewas karena terjatuh ke aliran Sungai Ciliwung dari vilanya yang berlokasi di Jalan Hankam, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Saat itu almarhum bersama sopir berada di vila, kemudian korban ingin melihat derasnya aliran sungai.
“Saat itulah almarhum kemudian terjatuh,” ujarnya.
Masih, kata Andy, hasil pemeriksaan sopir maupun warga sekitar tidak mendengar suara seseorang tercebur ke sungai.
Karena ketika kejadian, sang sopir sedang mengambil air minum di dalam mobil yang terparkir tak jauh dari villa.
“Jadi saat itu sopir ambil air minum, saat mau menyerahkan air minum, Hari sudah tidak ada di villa,” paparnya.
(sta/pojokjabar)



