Perkosa Siswi di Ruang UKS, Kepsek Dihukum 15 Tahun Penjara

Oknum kepsek
Terdakwa GK (celana pendek) saat digiring ke mobil tahanan. (Dok Radar Bali)

BALI – Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) berinisial GK (58) divonis 15 tahun penjara. Majelis hakim menyatakan GK terbukti melakukan Perkosa dengan siswi di ruang UKS sekolah.

Selain divonis 15 tahun, ketua majelis hakim Mohammad Hasanuddin Hefni juga mengganjar oknum PNS ini dengan pidana denda sebesar Rp 100 juta atau subside 6 bulan penjara.

Bacaan Lainnya

Majelis hakim menilai, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 81 ayat (1) dan (3) Undang-Undang RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, menjadi Undang -Undang, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Hal yang memberatkan terdakwa yakni dia seorang pendidik. Seharusnya terdakwa memberikan pendidikan yang baik, tapi justru menghancurkan masa depan anak didiknya.

Selain itu, terdakwa juga tidak mengakui perbuatannya, sehingga dia dijatuhi hukuman maskimal sesuai Pasal Pasal 81 ayat 1 dan 3.

“Terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan mengelak untuk bertanggungjawab,” ujar Ketua Majelis Hakim, Hasanuddin Hefni dalam sidang yang digelar secara daring, Kamis (26/8) kemarin.

Majelis hakim dalam putusannya menyatakan tidak ada hal yang meringankan terdakwa dalam menjatuhkan putusan.

“Majelis hakim memperhatikan derita yang ditanggung anak korban yang usianya masih anak dan mempunyai masa depan yang cerah di kemudian hari dan sebagai anak yang diharapkan oleh orang tuanya telah sirna atau musnah akibat perbuatan terdakwa,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.