Selain itu, juga ada evaluasi ulang jumlah rumah atau bangunan yang rusak. JK sendiri yakin data yang beredar saat ini perlu diteliti lagi. ”Saya yakin bahwa angka-angka itu masih perlu divalidasi yang betul,” ungkap dia.
Gara-gara persoalan administrasi dan penataan ulang kota itu masa rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulteng butuk waktu lebih lama daripada di Lombok. di Lombok diperkirakan selesai dalam waktu enam bulan lagi. ”Sulteng ini kira-kira butuh dua tahun,” jelas dia.
Sedangkan di Lombok, JK menyebutkan sudah dimulai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Dana yang disalurkan sudah mencapai Rp 1 trilian dan sesuai perhitungan masih butuh lagi.
Tapi, selain pendanaan, yang perlu dilakukan adalah percepatan berkali-kali lipat. Dia mencontohkan saat ini pembuatan atau produksi komponen rumah hanya bisa 40 unit perhari. ”Saya minta naikkan menjadi 300 (dalam) satu hari. Swasta (juga) begitu. baru bisa mengejar waktu selesai dalam waktu 6 bulan,” jelas dia.
(jun)



