“Hanya mengandalkan pelanggan, saat ini bisa jual 20 kilogram saja sudah Alhamdullilah,” jelasnya, Jumat (9/3).
Selain itu, pedagang lain, Sujiran, 48, mengungkapkan, gejala kenaikan harga sayuran ini sebenarnya sudah terlihat sejak pekan lalu. Kenaikan harga diduga lantaran kurangnya pasokan dari dari petani di wilayah Bojonegoro.
“Kemungkinan besar banyak lahan petani yang gagal panen, karena musibah banjir yang menimpa wilayah Bojonegoro beberapa minggu yang lalu,” tegasnya.
(yud/JPC)





