Nyamar Jadi Petugas Bank, Kemudian Kuras Rp 84 Juta Dari Rekening Korban

Tersangka penipuan dengan modus
Tersangka penipuan dengan modus menjadi petugas call center bank saat dibawa menuju lokasi konferensi pers, di Mapolres Trenggalek, Jatim. (ANTARA/HO - Humas Polres Trenggalek)

JAKARTA — Tim Siber Satreskrim Polres Trenggalek menangkap pria yang diduga melakukan penipuan dengan modus menyaru sebagai petugas bagian call center bank, dikutip dari ANTARA

Pelaku menawarkan bantuan menormalkan aktivasi rekening korban yang disebut bermasalah (status blokir). “Pelaku kami tangkap berkat kerja sama yang apik dengan jajaran Polda Sumatera Selatan,” kata Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim, di Trenggalek, Senin (25/4).

Bacaan Lainnya

Akibat aksi kejahatan pelaku, korbannya yang merupakan salah satu nasabah bank, mengalami kerugian hingga Rp 84 juta.

“Kasus itu bermula saat seorang nasabah menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas bank,” ujarnya. Kepada korban, kata Agus, pelaku atau tersangka yang diinisiasi AC, 28, mengaku sebagai petugas bank.

Ia memberi tahu korbannya yang merupakan warga Trenggalek bahwa rekeningnya bermasalah dan meminta sejumlah data korban. Korban sempat curiga dan memutuskan mencari nomor “call center” bank tersebut di internet.

Tapi sialnya, nomor call center bank yang ada di Google telah diubah pelaku dan jaringannya. Akibatnya, korban masuk perangkap pelaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.