Negara Indonesia Disentil, Usai Kualitas udara di Malaysia tidak sehat

Kabut asap tipis terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 1 Oktober 2023. (Virna P Setyorini)
Kabut asap tipis terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 1 Oktober 2023. (Virna P Setyorini)

KUALALUMPUR — Disebut kerena kebakaran di Indonesia, Stasiun-stasiun pemantau Indeks Polusi Udara (IPU) di 19 wilayah di Semenanjung Malaysia pada Minggu petang menunjukkan kualitas udara yang tidak sehat.

Data dari Sistem Manajemen Indeks Polusi Udara (APIMS) pada pukul 18.00 waktu setempat menunjukkan bahwa kualitas udara dari 19 stasiun IPU di Semenanjung Malaysia berada dalam kategori tidak sehat dengan level partikel atmosfer berukuran kurang dari 2,5 mikron (PM2,5) berada di angka 101-200.

Bacaan Lainnya

Jumlah wilayah yang memiliki kualitas udara tidak sehat di Semenanjung Malaysia itu bertambah dari 14 pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00.

Sementara itu, stasiun-stasiun lain di Semenanjung maupun di Malaysia bagian timur menunjukkan kualitas udara ada pada kategori moderat (51-11) hingga baik (0-50).

Konsentrasi PM2,5 tertinggi di Semenanjung Malaysia pada Minggu petang tercatat di Nilai, Negeri Sembilan, yang mencapai 162 mikrogram per meter kubik (µg/m3), diikuti Batu Pahat, Johor, yang mencapai 161 µg/m3.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsentrasi PM2,5 sebaiknya tidak melebihi 10 µg/m3.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *