Minta maaf tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
“Saya sebagai salah satu dari pimpinan turut bertanggung jawab dan karenanya meminta maaf kepada segenap bangsa indonesia atas peristiwa tersebut,” ujarnya.
Menurut Ghufron, persoalan Firli tersebut hampir mengikis harapan masyarakat kepada KPK untuk menjadi garda pemberantas korupsi.(*)





