Motor Listrik Didepan Mata, Pemerintah Siapkan 40 Bengkel Konversi BBM ke Listrik

Kendaraan BBM menjadi listrik
Kendaraan BBM menjadi listrik terus dipercepat. (foto : Motor Listrik)

JAKARTA – Komitmen pemerintah konversi kendaraan BBM menjadi listrik terus dipercepat. Menteri ESDM Arifin Tasrif menuturkan, program itu diharapkan berdampak signifikan, baik dari sisi efisiensi maupun pengelolaan lingkungan.

Arifin menjelaskan, saat ini peningkatan jumlah kendaraan cukup drastis. Rata-rata pertumbuhannya mencapai 4,1 persen per tahun. Jumlah terbanyak adalah sepeda motor yang tercatat 121 juta unit pada 2021. Jika setiap kendaraan membutuhkan BBM sebanyak 0,34 liter per hari, ada 700 ribu barel crude yang digunakan.

”Jika per liter BBM (harga lama) Rp 7.650 itu, setiap pengguna motor akan mengeluarkan biaya pembelian BBM sebesar Rp 2,3 juta setiap tahun. Namun, jika menggunakan motor listrik, hanya mengeluarkan uang Rp 585 ribu. Dengan harga sekarang Rp 10 ribu per liter, perbedaannya akan semakin besar,” jelas Arifin.

Menurut dia, penggunaan sepeda motor listrik bakal memberikan penghematan yang besar bagi masyarakat dan negara. Khususnya pengurangan devisa impor BBM. Salah satu percepatannya melalui program konversi kendaraan bermotor berbasis bahan bakar fosil menjadi motor listrik berbasis baterai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.