Meski Awal Puasa Beda, Lebaran 1 Syawal 1443 H Diprediksi Bareng dengan Muhammadiyah, Simak Penjelasannya

Petugas falakiyah melakukan ru'yatul hilal
Petugas falakiyah melakukan ru'yatul hilal Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

Ada dukungan kriteria imkan rukyat (visibilitas hilal) Odeh bahwa saat maghrib 1 Mei 2022 di sebagian wilayah Indonesia hilal mungkin bisa dirukyat dengan menggunakan alat optik (binokuler atau teleskop).

Bacaan Lainnya

Kriteria visibilitas hilal Odeh menunjukkan di wilayah Sumatra hilal mungkin bisa dirukyat dengan binokuler atau teleskop.

Bila ada laporan rukyat bahwa hilal terlihat kemungkinan akan diterima karena dianggap telah memenuhi kriteria baru MABIMS.

“Apalagi Lembaga Falakiyah PBNU menggunakan definisi elongasi geosentrik dalam kriterianya. Kalau kesaksian rukyat diterima pada sidang isbat, secara syar’i itu sah,” tandasnya. (fin/ruh/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan