Menag Yaqut Atur Sholat Tarawih dan Tadarus Al Quran, Begini Pernyataanya

Menag
Menag Yaqut Cholil Qoumas/Net

JAKARTA — Selain suara azan yang tengah jadi kontroversi, ternyata Menag Yaqut Cholil Qoumas juga mengatur Sholat Tarawih dan Tadarus Al Quran yang tak boleh pakai pengeras suara luar.

Pengaturan mengenai pengeras suara sholat Tarawih dan Tadarus Al Quran ini sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bernomor SE Menag No. 05/2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

Bacaan Lainnya

Dalam aturan tersebut dituliskan, ibadah sholat Tarawih ataupun Tadarus Al Quran yang dilakukan pada bulan Ramadhan diatur untuk tidak menggunakan pengeras suara luar masjid, melainkan menggunakan suara dalam.

“Penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Sholat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan Tadarus Al Qur’an menggunakan pengeras suara dalam,” tulis aturan itu sebagaimana dilihat, Rabu (9/3/2022).

Dalam aturan tersebut juga tertulis, pengeras suara dalam merupakan perangkat pengeras suara yang difungsikan atau diarahkan ke dalam ruangan masjid dan musala.

Sedangkan pengeras suara luar difungsikan atau diarahkan ke luar ruangan masjid dan musala. Ini sebagai upaya syiar Islam, seperti waktu salat, pengajian maupun dakwah lainnya. “Menyampaikan dakwah kepada masyarakat secara luas baik di dalam maupun di luar masjid/musala,” kata aturan itu.

Selain aturan terkait Sholat Tarawih yang menggunakan pengeras suara luar masjid, SE Menag tersebut juga mengatur terkait hari besar umat Islam (HBI).

“Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha dapat dilakukan dengan menggunakan pengeras suara luar,” tulisnya.

Berikut sebagian poin-poin dalam penggunaan pengeras suara dalam bulan Ramadhan tahun 2022 ini.

“1) Penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarrus Al-Qur’an menggunakan Pengeras Suara Dalam;

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.