Apalagi, di satu sisi Jokowi tampak sedang mesra dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. “PDIP sadar harus mendayagunakan semua kekuatan, salah satunya adalah Jokowi,” sambungnya.
Dedi membaca bahwa pernyataan Megawati itu juga bermakna bahwa kader PDIP harus menyudahi kritik terhadap Presiden Joko Widodo, yang menjadi petugas partai banteng moncong putih.
“Bagaimanapun, Megawati masih miliki kekuasaan untuk mengatur Jokowi. Karena Jokowi tentu berutang politik sangat besar pada PDIP dan Megawati,” tandasnya.






