Masuk Sekolah Resmi Diundur, Menko PMK Muhadjir Effendy Bilang Begini

Menko PMK Muhadjir Effendy menilai
Menko PMK Muhadjir Effendy menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah selama 3 hari dinilai sebagai langkah yang tepat. (Michael Siahaan/Antara)

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menanggapi positif kebijakan yang dibuat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Yakni mengundurkan jadwal masuk sekolah siswa yang seharusnya 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

Muhadjir Effendy menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah selama 3 hari dinilai sebagai langkah yang tepat. Ini guna menghindari terjadinya kemacetan parah pada puncak arus balik lebaran yang kemungkinan akan terjadi pada 8 Mei 2022 mendatang.

“Perubahan tanggal masuk sekolah setelah libur Lebaran ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2022. Mudah- mudahan kebijakan ini bisa mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang kita khawatirkan terjadi di puncak arus balik,” kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya.

Muhadjir berharap penundaan jadwal masuk sekolah selama 3 hari ini tidak mempengaruhi proses pembelajaran dalam mengejar ketertinggalan (learning loss) siswa. Akibat dampak pandemi selama beberapa tahun belakangan.

“Kehadiran anak-anak di sekolah dalam proses pembelajaran tetap penting untuk mengejar ketertinggalan, tentu dengan tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.