Lima Pelaku Begal Polisi Usia Masih Remaja, Tapi Perannya Bikin Ngeri

Begal Polisi

JAKARTAPihak kepolisian telah meringkus komplotan begal anggota Brimob Kelapa Dua bernama Aipda Edi Santoso di Jatisampurna Kota Bekasi.

Komplotan begal yang berjumlah lima orang itu ternyata masih berumur belasan tahun.

Bacaan Lainnya

Para pelaku berinisial MH alias H (17), RMI alias I (20), AM alias U (17), MAL alias A (18) dan RH alias R (17).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan, para pelaku ini memilik peran berbeda-beda.

“Peran lima pelaku begal ini berbeda-beda,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2022).

Zulpan menuturkan, pelaku MH (17) merupakan otak penyerangan yang juga berperan sebagai joki.

Sementara RMI (21) berperan dalam membacok korban dan pelaku AM (17) yang membawa kabur sepeda motor milik korban.

Kemudian pelaku MAL (18) berperan menyimpan senjata tajam dan RH (17) menyimpan motor korban.

“Kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujarnya

Dari insiden ini, pihak kepolisia mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua buah celurit dengan panjang 50 sentimeter dan dua unit sepeda motor.

Sebelumnya seorang anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Aiptu Edi Santoso (41) menjadi korba begal di Jatisampurna Kota Bekasi.

Aksi pembegalan yang terjadi pada Selasa (15/2/2022) sekira pukul 02.30 WIB dini hari berawal saat korban hendak berangkat dinas.

Kala itu ia dihadang oleh tiga pria di Depan Poll Taxi Expres Jalan Raya Kranggan, Jatiraden, Jatisampurna Kota Bekasi.

Ketiga remaja itu menggunakan sepeda motor berboncengan dengan menenteng senjata tajam jenis celurit.

Tanpa pikir panjang para pelaku langsung menyabetkan senjata tajam celurit tersebut ke punggung korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Alexander Yuriko membenarkan insiden tersebut.

“Pelaku menggunakan honda Beat warna hitam yang berboncengan 3 orang remaja laki-laki dengan membawa senjata tajam jenis celurit,” Kompol Alexander dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).

Usai korban disabet pakai celurit, korban langsung ditendang hingga terjatuh.

Tak hanya itu, dengan posisi terjatuh korban masih terus di sabet menggunakan senjata tajam oleh para pelaku. Sedang salah satu dari pelaku tetap stanby di kendaraan.

“Para pelaku meninggalkan korban yang bersimbah darah di TKP,” ujarnya.

(fir/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *