Dia menerangkan, saat kejadian pembakaran, masyarakat Kampung Esipding tidak berani melakukan perlawanan karena kalah jumlah. “Sehingga masyarakat bersembunyi di rumah masing-masing,” tambahnya.
Hingga kini, Satgas TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembakaran. Peristiwa pembakaran sekolah oleh Teroris OPM bukan kali ini såja terjadi. Sebelumnya pembakaran sekolah juga terjadi di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak beberapa bulan lalu.






