Yusril menjelaskan, film Pesta Babi berisi kritik terhadap proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan yang dinilai mengganggu kelestarian alam, hak ulayat masyarakat Papua, dan lingkungan hidup. “Kritik semacam itu wajar, meski ada narasi yang dinilai provokatif,” ucapnya.(*)
KSAD Maruli: TNI Tak Instruksikan Pembubaran Nobar Pesta Babi


