Keluarga : Yang Kami Tahu Almarhum Sertu Bayu Meninggal Dianiaya, bukan soal Jual 600 Amunisi ke KKB

Amunisi
Ilustrrasi: Amunisi (Istimewa)

JAKARTA — Pihak keluarga almarhum Sertu Marctyan Bayu Pratama menyatakan tidak mengetahui soal dugaan keterlibatan jual beli amunisi 600 butir kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Pihak keluarga hanya mengetahui, Bayu meninggal dunia karena dianiaya terkait masalah piutang.

“Kalau (dugaan jual amunisi 600 butir) itu kami tidak tahu karena tahunya utang piutang. Namun nanti dalam persidangan terbongkar, kenapa Bayu sampai meninggal, ada apa?,” kata pengacara keluarga almarhum Sertu Marctyan Bayu Pratama, Asri Purwanti, Minggu (12/6).

Asri menegaskan, dirinya tidak ingin mencampuri soal dugaan Sertu Bayu terlibat jual beli amunisi kepada teroris KKB tersebut. Dia menyebut, dugaan keterlibatan almarhum Bayu dalam kasus jual beli amunisi kepada teroris KKB, lebih menyerahkan kasus tersebut kepada institusi yang berwenang.

“Jadi taunya utang piutang sudah dilunasi 3 November. Kami punya bukti transfernya lunas. Kita punya bukti itu. Itu (jual beli amunisi) urusannya internalnya institusi ya. Jadi kami enggak tahu,” ucap Asri.

Kendati demikian, lanjut Asri, penganiayaan yang menyebabkan Sertu Bayu meninggal dunia, apapun alasannya tidak bisa dibenarkan. Namun, dirinya tidak mempermasalahkan apabila Sertu Bayu diadili hingga mati selama terbukti berkhianat terhadap kesatuan dan negara. “Kan ada peradilannya. Kan harusnya diproses hukum, diselidiki, selain Bayu siapa dan bagaimana, kan gitu,” tandas Asri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan