Jokowi Posting Rumah Terbenam Erupsi Gunung Semeru, ‘Saya Sampaikan Dukacita Mendalam’

Gunung Semeru Lumajang Jatim
Presiden Jokowi posting foto desa terbenam akibat erupsi Gunung Semeru Lumajang Jatim (ist)

LUMAJANG— Presiden Jokowi memposting sebuah foto desa terbenam akibat erupsi Gunung Semeru Lumajang di akun Facebook. Jokowi juga menyampaikan dukacita mendalam atas bencana ini.

Postingan foto Jokowi diambil dari media nasional antara. Foto dari ketinggian ini memperlihatkan sebuah desa yang terbenam pasir hingga hanya menyisakan atap-atap rumah penduduk saja.

Bacaan Lainnya

Foto puluhan rumah terbenam ini diduga di Kampung Renteng, Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang.

Rumah di sana tertanam pasir setinggi 4 meter.

Sementara ketinggian rumah warga di sana antara 5-6 meter saja.

Bisa dikatakan, rumah-rumah ini tertanam hingga atap.

Berikut unggahan lengkap Presiden Jokowi di akun Facebook @Presiden Joko Widodo, Minggu (5/12).

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada hari Sabtu kemarin. Sesaat setelah mendapatkan laporan tentang bencana tersebut, saya memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, dan juga kepada Panglima TNI, Kapolri, Gubernur, dan Bupati untuk segera melakukan tindakan secepat mungkin, langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban, memberikan perawatan kepada yang luka-luka, dan melakukan penanganan dampak bencana.

Bantuan pelayanan kesehatan, penyediaan logistik kebutuhan dasar pengungsi, serta perbaikan infrastruktur harus dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan selalu meningkatkan kewaspadaan.

Indonesia yang berada di wilayah cincin api ini rawan terhadap aktivitas alam seperti erupsi gunung berapi.

Karena itulah, kepala daerah dan pejabat pemerintah saya minta untuk selalu waspada dan mengajak masyarakat untuk selalu siaga dan saling bekerja sama mengantisipasi datangnya bencana semacam ini.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya juga menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas korban yang meninggal dan luka-luka,” jelas Jokowi.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua” kata Jokowi lagi.

Sementara Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (5/12) menyebutkan, mengenai sebaran awas panas guguran juga berdampak pada dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang.

Sementara di Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.

Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono;

Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari;

Kecamatan Pagelaran pada Desam Clumprit; Kecamatan Wajak pada Desa Bambang; Kecamatan Kepanjen pada Desa Panggungrejo dan Mojosari;

Kecamatan Dampit pada Kelurahan Dampit; Kecamatan Bantur pada Desa Bantur dan Rejosari; Kecamatan Turen pada Desa Talok. (ral/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.