Irjen Ferdy Sambo Bisa Jadi tersangka Tunggal, 6 polisi Tersangka Obstruction of Justice Bisa Bebas

Ferdy Sambo usai tersangka
Ferdy Sambo usai tersangka pembunuhan berencana Brigadir Joshua, kini tersangka obstuction of justice. Foto: JPNN

JAKARTA – 6 polisi tersangka obstruction of justice alias penghalang-halangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Joshua bisa saja bebas. Jika demikian nantinya yang terjadi, maka bisa saja hanya akan menyisakan Ferdy Sambo tersangka obstruction of justice.

Setidaknya demikian pandangan pakar hukum pidana dari Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad, dalam keterangannya, dikutip PojokSatu.id (grup Radar Sukabumi), Kamis 1 September 2022. Suparji menilai, dalam hal ini Polri mesti melihat dengan jeli dan cermat.

Bacaan Lainnya

Sebab, tujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka obstraction of justice itu bisa saja memiliki tingkat kesalahan yang berbeda satu sama lainnya. “Perlu dilihat sejauh mana kesalahan itu dilakukan. Ada (atau) tidak (ada) mens rea-nya? Ada (atau) tidak (ada) niat jahatnya?” ujarnya.

Hal lain yang juga perlu dicermati polisi adalah apa motif polisi melakukan obstraction of justice itu. Sebab, bisa saja mereka melakukan tindak pidana itu karena mendapat perintah dari seseorang. “Atau semata-mata hanya perintah jabatan atau perintah atasan?” sambung Suparji.

Atas alasan itu, enam polisi tersangka obstraction of justice itu bisa saja bebas. Itu jika dalam pemeriksaan etik, ditemukan adanya unsur perintah atasan untuk menghalangi penyidikan. “Kalau memang itu ada unsur perintah jabatan dan itu memenuhi unsur pasal 51 KUHP, mestinya tidak perlu ditetapkan jadi tersangka,” terangnya.

Sebaliknya, jika fakta itu yang ditemukan, maka atasan pemberi perintah itulah yang menjadi penggagas penghalangan penyidikan. “Sehingga ini jelas tidak bisa kemudian digeneralisir. Harus kasus per kasus, harus personal per personal dan pertimbangan obyektif,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.